Game Science

Review Black Myth: Wukong – Aksi Epik Bertema Mitologi Tiongkok!

Review Black Myth: Wukong – Aksi Epik Bertema Mitologi Tiongkok!
Review Black Myth: Wukong – Aksi Epik Bertema Mitologi Tiongkok!

Rgopokerlogin.com – Pertama-tamaBlack Myth: Wukong, game action RPG dari Game Science, meluncur pada 20 Agustus 2024 untuk PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan PC. Dengan demikian, diumumkan di ChinaJoy 2023. Game ini mengikuti Destined One, seekor kera terinspirasi Sun Wukong dari Journey to the West, dalam petualangan melawan dewa dan monster. Sebagai contoh, dengan skor 94/100 di Metacritic, game ini memikat gamer Indonesia penggemar soulslike dan mitologi epik.

Gameplay dan FiturSelain ituBlack Myth: Wukong menawarkan Transformative Combat System, memungkinkan pemain berubah menjadi makhluk mitologi untuk serangan spesial. Lebih lanjut, Fitur Staff Stance Mechanics menghadirkan tiga gaya bertarung dengan tongkat, dari cepat hingga berat. Misalnya, dunia terbuka yang terinspirasi Tiongkok kuno, dari kuil Buddha hingga gunung bersalju. Hadir dengan visual memukau via Unreal Engine 5, mendukung ray tracing dan 60 fpsMeskipun begitu, IGN memuji desain bos yang epik, tetapi GameSpot mencatat kurva kesulitan yang menantang untuk pemula. Terlebih lagi, mode Co-op Mythic Trials memungkinkan dua pemain bertarung bersama melawan musuh legendaris.

Cerita dan AtmosferPada dasarnya, cerita mengikuti Destined One dalam pencarian relik suci, dengan narasi penuh intrik mitologi. Di sisi lain, soundtrack karya Liu Jia menghadirkan nuansa tradisional Tiongkok yang memikat. Sebaliknya, PC Gamer menyebutnya “soulslike dengan identitas unik.” Meski beberapa netizen BlackMythWukong mengeluh tentang bug teknis awal. Sebagai tambahan, dengan durasi 30-40 jam dan New Game Plus, replayability sangat tinggi. Edisi Deluxe dengan Digital Artbook jadi buruan penggemar. “Seperti main film wuxia interaktif!”

“Black Myth: Wukong” Menggebrak, Gamer Indonesia Terpukau Cerita Mitologi Tionghoa

“Black Myth: Wukong” Menggebrak, Gamer Indonesia Terpukau Cerita Mitologi Tionghoa
“Black Myth: Wukong” Menggebrak, Gamer Indonesia Terpukau Cerita Mitologi Tionghoa

Rgopokerlogin.com – Black Myth: Wukong, action RPG epik dari Game Science, terus mencuri hati gamer Indonesia sejak rilis globalnya pada 20 Agustus 2024 untuk PC dan PS5. Game ini, yang terinspirasi dari novel klasik Tionghoa Journey to the West, menempatkan pemain sebagai Sun Wukong, Raja Kera, dalam petualangan melawan monster mitologi di dunia fantasi yang memukau. Tagar #WukongIndonesia meledak di platform X.

Gameplay Black Myth: Wukong menggabungkan mekanisme Souls-like dengan aksi cepat, menawarkan pertarungan bos yang menantang dan sistem transformasi unik. Dimana pemain bisa berubah menjadi makhluk mitologi seperti serangga atau burung. Ceritanya yang kaya akan budaya Tionghoa, dipadukan dengan narasi emosional. Mendapat skor 9/10 dari GameSpot, yang menyebutnya “perpaduan sempurna antara budaya dan aksi.” Komunitas Indonesia, terutama di Jakarta, mengadakan streaming party di kafe gaming untuk merayakan rilisnya.

Kontroversi muncul di X ketika beberapa pemain memperdebatkan tingkat kesulitan, dengan keluhan bahwa beberapa bos terlalu sulit bagi pemain kasual. “Wukong ini bikin jantungan, tapi epik banget!”

Game Science merespons dengan patch pada Oktober 2024, menambahkan opsi kesulitan lebih mudah. Hingga Mei 2025, game ini terjual 10 juta kopi global, dengan Indonesia menyumbang puluhan ribu pemain.

Kominfo belum mengomentari distribusi game ini, tetapi antusiasme lokal menunjukkan potensi pasar untuk game berbasis mitologi. Black Myth: Wukong tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi diskusi tentang pengembangan game lokal bertema budaya Nusantara, dengan harapan studio Indonesia bisa menciptakan karya sekelas ini.

Game “Black Myth: Wukong” Kembali Panaskan Debat Kontroversi di 2025

Game “Black Myth: Wukong” Kembali Panaskan Debat Kontroversi di 2025
Game “Black Myth: Wukong” Kembali Panaskan Debat Kontroversi di 2025

Rgopokerlogin.com – Game Black Myth: Wukong, action RPG besutan Game Science asal Tiongkok, kembali mencuri perhatian setelah memicu kontroversi global sejak rilisnya pada Agustus 2024. Game yang terinspirasi dari novel klasik Tiongkok Journey to the West ini menuai pujian atas visual memukau dan gameplay dinamis. Namun juga dikecam karena panduan streaming yang dianggap diskriminatif. Pedoman tersebut, yang bocor di media sosial, meminta streamer menghindari topik seperti “feminisme,” “politik,” dan “konten sensitif,” memicu tuduhan sensor ketat dari pengembang.

Kontroversi ini mencuat kembali di Indonesia setelah unggahan di X menyoroti larangan tersebut, dengan netizen membandingkannya dengan pembatasan kebebasan berekspresi. Beberapa gamer lokal memuji Black Myth: Wukong sebagai karya seni yang menonjolkan budaya Tiongkok. Dengan mekanisme pertarungan berbasis mitologi dan grafis Unreal Engine 5 yang memukau. Namun, lainnya mengkritik sikap Game Science yang dianggap menghindari diskusi sosial, terutama setelah studio ini menolak mengomentari isu tersebut. “Game-nya epik, tapi aturan streaming-nya bikin risih,”

Selain itu, laporan dari PC Gamer menyebutkan bahwa pedoman ini mencerminkan sikap Game Science yang enggan meminta maaf. Memicu spekulasi tentang tekanan dari otoritas Tiongkok. Meski begitu, game ini tetap laris, dengan lebih dari 10 juta kopi terjual global hingga Mei 2025. Di Indonesia, komunitas gamer terpecah antara yang menikmati gameplay dan yang mempertanyakan etika pengembang. Pemerintah, melalui Kominfo, belum mengambil sikap resmi, tetapi desakan untuk regulasi konten game semakin menguat.

Kontroversi ini menambah daftar panjang game yang memicu debat, seperti No Mercy dan Ethnic Cleansing, menyoroti tantangan industri game dalam menyeimbangkan kreativitas dan tanggung jawab sosial.